Selasa, 15 Maret 2011

Metode Penelitian Sosial

oleh radhitgugii


RESENSI BUKU
METODE PENELITIAN SURVAI










Oleh
Radhit Gugi Nugroho
0916031064



JURUSAN ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS LAMPUNG
2010



Resensi Buku Metode Penelitain Survai

Judul Buku            : METODE Penelitian Survai
Pengarang             : Masri Singarimbun dan Sofian Effendi
Penerbit                 : LP3ES Indonesia Anggota IKAPI
                                                        Jln. S. Parman No 81 jakarta Barat
Jumlah halaman     : x + 336 Halaman
Tebal Buku            : 21 Cm
Desain sampul       : Bambang Soetedjo
Index                     : ISBN 979-8015-479
Cetakan                 : Cetakan Ke 19
Tahun Terbit          : Agustus 2008
Hak Cipta pada Pengarang

Buku yang diterbitkan oleh LP3ES pada tahun 1989, yang dikarang oleh Masri Singarimbun dan Sofian Effendi mengenai Metode Penelitian Survai menurut saya sangatlah bagus untuk dijadikan sumber dan bahan bacaan untuk memahami Materi Mata Kuliah Metode Penelitian Sosial, materi-materi yang didalam buku ini sangatlah berguna, dan mudah dipahami, dikarenakan banyaknya sumber yang diambil untuk mengisi materi-materi dalam buku ini. Sedangkan kekurangan dalam buku ini adalah kurang rapih dalam penyusunan materi, contohnya terdapat pada keterangan Skema/Grafik yang sedikit rancu. Selain itu, bahasa yang dipergunakan di dalam buku ini sedikit tidak menggunakan bahasa baku sehingga dapat menghambat proses pemahaman materi yang disajikan.


BAB I

METODE DAN PROSES PENELITIAN
            Buku  ini membahas penelitian survai, yang titik berat nya diletakkan pada penelitan relasional; yakni mempelajari hubungan variabel – variabel,sehingga - secara langsung atau tidak langsung – hipotesa penelitian senantiasa dipertanyakan. Didalam bab ini dibicarakan beberapa jenis penelitian dan proses penelitian. Beberapa jenis penelitian yang dibicarakan yaitu penelitian survai, eksperimen, grounded research, kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif, dan analisa data sekunder.

PENELITIAN SURVAI
            Dalam survai, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner. Umumnya, pengertian survai dibatasi pada penelitian yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasiuntuk mewakili seluruh populasi. Ini berbeda dengan sensus yang informasinya dikumpulkan dari seluruh populasi. Dengan demikian penelitian survai adalah  “penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang pokok.
            Pada umumnya yang merupakan unit analisa dalam penelitian survai adalah individu.Penelitian survai dapat digunakan untuk,maksud,(1) penjagaan (eksploratif), (2) deskriptif,(3) penjelasan (explanatory atau confirmatory), yakni untuk menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesa; (4) evaluasi, (5) prediksi atau meramalkan kejadian tertentu di masa yang akan datang, (6) penelitian operasional, dan (7) pengembangan indikator- indikator sosial.
            Penelitian deskriptif dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena sosialtertentu, misalnya perceraiaan,pengangguran,keadaan gizi,preferensi terhadap politik tertentu dan lain-lain.Apabila untuk data yang sama peneliti menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesa atau penelitian tersebut tidak lagi dinamakan penelitian deskriptif melainkan penelitian pengujian hipotesa atau penelitian penjelasan (explanatory research).Kegunaan lain dari penelitian survai adalah untuk mengadakan evaluasi.
            Secara umum terdapat dua jenis penelitian evaluasi, yakni evaluasi formatif dan evaluasin summatif. Evaluasi formatif biasannya melihat dan meneliti pelaksanaan suatu program, mencari umpan balik untuk memperbaiki pelaksanaan program tersebut.Evaluasi summatif biasannya dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur apakah tujuan program tersebut tercapai.

PENELITIAN EKSPERIMEN
            Dimaksudkan untuk mengetahui hubungan sebab akibat variabel penelitian, pengujian hipotesa tertentu. Pelaksanaannya memerlukan konsep dan variabel yang jelas sekali dan pengukuran yang sangat cermat. Biasanya dilaakukan di laboraturium, kelas atau lapangan. Eksperimen dapat dilakukan tanpa atau dengan kelompok pembanding ( control group ).

GROUNDED RESEARCH
            Survai adalah pendekatan kuantitatif, sedangkan grounded research adalah pendekatan kualitatif, data didapatkan melalui wawancara bebas. Menurut Glaser dan Strauss (1967), grounded research merupakan reaksi tajam dan sekaligus menyajikan jalan keluar dari “ stagnasi teori “ dalam ilmu-ilmu sosial dan penitikberatan pada sosiologi. Hasil akhir dari penelitian merupakan verifikasi dari teori atau hipotesa, untuk diterima atau ditolak. Penelitian ini betitik tolak pada konsep, hipotesa, dan teori yang mapan, untuk situasi sosial yang khas dari masyarakat yang diteliti. Grounded research menyajikan suatu pendekatan yang baru.

KOMBINASI PENDEKATAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF
            Untuk memperkaya data dan lebih memahami fenomena sosial yang diteliti, ditambahkan informasi kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif dikumpulkan menggunakan sepotong kertas yang khusus disedikan di samping penggunaan kuisoner. Untuk data kuantitatif semua objek yang akan diteliti dijadikan responden. Jadi penelitian tersebut merupakan sebuah Community study. Dengan data kualitatif ini, maka gambaran tentang fenomena sosial akan semakin jelas, semakin hidup dan semakin dapat ditampilkan.

ANALISA DATA SEKUNDER
            Keuntungan dari pemanfaatan data yang tersedia adalah peneliti tidak telibat lagi dalam mengusahakan dana untuk penelitian lapangan, merekrut dan melatih pewancara, menentukan sampel dan mengumpulkan data di lapangan yang memakan banyak energi dan waktu.

PROSES PENELITIAN
            Merupakan proses yang panjang, berawal pada minat untuk mengetahui fenomena tertentu, berkembang menjadi gagasan, teori, konseptualisasi, pemilihan metode penelitian yang sesuai, dan seterusnya. Hal penting bagi peneliti adalah  adanya minat untuk mengetahui masalah sosial atau fenomena sosial tertentu. Minat tersebut adapat timbul dan berkembang karena rangasangan, bacaaan, diskusi, seminar, pengamatan, atau campuran semuanya itu.
Kesimpulan dari keterangan keterangan yang didapat tadi didapat Langkah langkah lazim yang ditempuh dalam pelaksanaan survai adalah sebagai berikut :
  1. Merumuskan masalah penelitian dan menentukan tujuan survai.
  2. Menentukan konsep dan hipotesa serta menggali kepustakaan. Adakalanya hipotesa tidak diperlukan, misalnya pada penelitian oprasional.
  3. Pengambilan sampel
  4. Pembuatan kuisoner
  5. Pekerjaan lapangan termasuk memilih dan melatih pewancara.
  6. Pengolahan data
  7. Analisa dan pelaporan.
Dalam buku ini semua langkah penelitian survai akan dibahas. Tiap tahap dari buku ini merupakan satu mata rantai. Topik apapun yang dipilih dalam penelitian sosial, peneliti tidak beranjak dari nol. Karena itu peneliti dan teori yang ada perlu sekali dipelajari sebagai tempat berpijak untuk melangkah lebih jauh.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar